Rabu, 15 Desember 2010

Saya Akan Mencoba Jabarkan Tentang Kehidupan Punk Yang Telah Saya Dapat Secara Ringkas..
Sebagian Besar Kaum Orientalis Menganggap Mereka Hanya Sampah, Tapi Bukti Yang Saya Dapat Kadang Berlainan Dengan Argumentasi Mereka, Mayoritas Mereka Dari Kalangan Yang Berfikir, Lebih Kritis Karna Terjun Langsung Pada Pola Masyarakat, Umumnya Mereka Mereka Menyuarakan Dengan Seni Percing, Hairstyle Sampai Liryk Lagu Yang Membangun Meski Terdengar Agak Kasar, Pernah Dengar Acara Sunat Masal Yang Di Gelar Kaum Punk Di Bekasi? Taukah Anda Komunitas Punk Menggalang Dana Untuk Merapi??
Berapa Banyak Yang Anda Tau Jika Rata Rata Anak Punk Dari Kaum Mahasiswa Dan Memberikan Ilmunya Cuma Cuma Dalam Membantu Pemerataan Pendidikan?? Mandiri Sendiri Berani Dan Jadi Diri Sendiri Itu Yang Aku Lihat, Lalu Bagaimana Dengan Kultur Agama?? Baiklah Saya Akan Coba Jelaskan, Kaum Punk Di Indonesia Masih Terikat Kultur Timur,
Selain Berjuang Pada Kehidupan Mereka Pun Di Hadapkan Pada Takwa, Punk Itu Masalah Ideologi Dan Jalan Hidup, Banyak Juga Yang Mengaku Punk Tapi Tak Mengerti Ideologinya. So.. Jangan Heran Kalo Ketemua Anak Punk Pas Di Tanya:
"Kenapa Rambut U Mohawk"
Lalu Cuma Bilang: "Cuma Ikut Ikut Aja Bang"^_^
Itulah Sedikit Pengetahuan Yang Bisa Saya Bagi,
Terimakasih Buat Kalian Yang Masih Bertahan. Thx Juga Buat:
Lawang
Karlo Crew(Malang)
-Wahab Crew(Bekasi)
-Delta
Gank Setan
(Surabaya)
-Sid Gank
Sout Sextor(Jakarta)
-Sriwedari (Solo)
-Street Punk From
Maltapura Sout
Borneo
-Street Punk From
Genteng
(Banyuwangi)

And All Street Punk From Indonesia.

Semangat Kalian Adalah Motivasi Ku Agar Terus Maju..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar